DPR Dukung Hamas Perjuangkan Hak Palestina
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendukung langkah Hamas dalam memperjuangkan hak-hak warga Palestina melalui lobi internasional.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR Anis Matta melalui siaran pers yang diterima VIVAnews di Jakarta, Senin, 26 April 2010. Anis hari ini telah menerima kunjungan dari delegasi Hamas. Selain Anis , sejumlah pimpinan Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) ikut menjadi tuan rumah, antara lain Ketua BKSAP Hidayat Nur Wahid, beserta dua Wakil Ketua yaitu Muhammad Najib dan Nurhayati Ali Assegaf. Hadir pula, Ketua Kaukus Anggota DPR untuk Palestina Al Muzammil Yusuf dan anggotanya Ma’mur Hasanuddin.
Dalam kesempatan itu, delegasi Hamas diwakili tiga pejabat biro politik, yaitu Muhamed Naser, Munir Said, dan Khaled Ahmad. Hamas menyatakan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Rakyat Indonesia yang tak henti-hentinya memberi dukungan untuk kemerdekaan rakyat Palestina.
"Kami sangat menghargai pengakuan Indonesia terhadap eksistensi Hamas, tetapi kami jauh lebih menghargai pengakuan terhadap bangsa Palestina," kata Mohamed Naser, pimpinan rombongan.
Ia menyatakan bahwa kunjungan tersebut adalah bagian dari road-show Hamas ke sejumlah negara untuk mendapat dukungan politik secara internasional.
Sebelumnya, Hamas telah melakukan kunjungan serupa ke sejumlah negara sahabat dan berhasil mendapat dukungan politik antara lain dari Rusia, sejumlah negara Eropa, dan Asia. Bahkan, dukungan datang dari mantan Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter.
"Meski tak dipungkiri ada intervensi pemerintah AS untuk menghalangi Hamas," ujarnya.
Seperti diketahui, Hamas merupakan pemenang pemilu paling demokratis di Palestina pada 2006, namun kemenangan ini disangkal AS, bahkan mencap Hamas sebagai 'teroris'. Tak hanya itu, AS juga membantu faksi yang kalah pemilu untuk memerangi Hamas dengan menangkapi anggota parlemen dan menteri-menteri Hamas.
"AS menghianati sendiri demokrasi yang mereka agungkan, namun bukan Hamas yang merasa dihianati, tapi penghianatan terhadap pilihan rakyat Palestina," kata Naser.
Ia menambahkan, tidak ada alasan untuk tidak mendukung Hamas. "Karena gerakan ini adalah gerakan dan kekuatan politik yang mendapatkan dukungan suara mayoritas masyarakat Palestina, seperti pemilu lalu," ujarnya.
Presiden Amerika Barack Obama secara terbuka dalam pidatonya mengatakan bahwa Hamas adalah partai politik yang harus di akui eksistensinya.
Para anggota DPR yang hadir pun lantas mendukung dan mendorong Hamas agar membuka kantor perwakilan di Indonesia. "Pada dasarnya Hamas dapat membuka perwakilan di negara sahabat di luar kedutaan besarnya," kata Anis Matta. Ia menyontohkan, beberapa negara seperti Malaysia yang sudah memberlakukan hal tersebut.
Di akhir pertemuan, Naser menambahkan, bahwa tujuan road-show Hamas ini adalah untuk memperjuangkan pengakuan dunia internasional terhadap kedaulatan Palestina. "Saat ini adalah masa paling kritis bagi bangsa Palestina, karena upaya-upaya Israel me-yahudi-kan seluruh Palestina," kata dia.
Menurutnya, Israel kini berupaya merubah demografi penduduk asli Palestina dengan memperbanyak jumlah warga Yahudi dan terus menambah pemukiman-pemukiman ilegalnya dengan merampas tanah-tanah warga Palestina, di samping upaya merobohkan kiblat pertama umat Islam, yaitu Masjid Al-Aqsha.
dan marilah kita bersama untuk memperjuangkan itu...
dengan berbagai cara...
seperti menyumbang dana...







0 comments:
Post a Comment